YAYASAN PENDIDIKAN DAN PONDOK PESANTREN
AL-AMIN DOMPU-NTB

Sejarah

PROFIL PONDOK PESANTREN AL-AMIN DOMPU-NTB

 1. Sekilas mengenai Pondok Pesantren Al-Amin Dompu

A. Sejarah dan perkembangan pondok pesantren Al-Amin dompu

Pondok Pesantren Al-Amin Dompu terletak sebelah utara Kabupaten Dompu tepatnya di jalan lintas Saneo, merupakan daerah yang kurang subur yang terletak diatas   perbukitan (puncak) Desa Sorisakolo Kecamatan Dompu  dengan luas lahan 2 Ha.  Pondok Pesantren Al-Amin didirikan  pada tahun 2003, dengan akta Notaris Baiq Haiyinah,SH Nomor11 tanggal 13 januari 2003, dan pengesahan Menteri Hukum dan Ham Jakarta tanggal06 September 2010 Nomor: 3782. AH.O1 .04. Tahun 2010. 

Salah satu tokoh pendiri sekaligus sebagai pimpinan pondok adalah Drs. H.Muhammad Amin, M.Myang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Al-Amin Dompu yang bersekertariat di Sawete timur Kelurahan Bali Satu Dompu.

Sejalan dengan perkembangan jaman yang semakin maju, berkat kesungguhan pendiri dan pengurus yang selalu berinovasi dan mengadakan perubahan diberbagai bidang terutama pembangunan sarana prasarana pondok  Pesantren Al-Amin mengalami perkembangan dan kemajuan, diantaranya perubahan manajemen internal dan eksternal. Perubahan manajemen internal meliputi; manajemen keuanganmanajemen pengurus, manajemen guru dan santri, manajemen eksternal meliputi; manajemen mutu pelayanan.

Seiring dengan perkembangan dan perjalanan waktu  pondok pesantren Al-Amin Dompu telah berkiprah mulai dari Pendidikan Dasar sampai Pendidikan Tinggi; RA/TK, MI, MTs, MA, SMK, STAI dan STKIP semuanya dibawah naungan Yayasan Al-Amin Dompu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.       Organisasi Pondok Pesantren Al-Amin Dompu.

Susunan kepengurusan Pondok Pesantren Al-Amin Dompu adalah sebagai berikut :

1.      Ketua Dewan Pendiri

2.      Ketua Dewan Pengurus

3.      Departemen Pendidikan

-          TK/Ra

-          Madrasah Tsanawiyah ( MTs )

-          Madrasah Aliyah ( MA )

-          Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan ( SMK Kes )

-          Sekolah Tinggi Agama Islam  ( STAI )

-          Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP )

-          Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( STIKES ) Aisiayah

4.      Departemen Pemberdaya Ekonomi Umat

-          Pembinaan

-          Pemberdayaan usaha ( Koperasi ).

-          Pemasaran.

        Pondok Pesantren Al-Amin Dompu memiliki dua Departemen yaitu  pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat. Menyadari bahwa potensi di wilayah keberadaan pondok pesantren adalah pertanian, maka orientasi pondok pesantren Al-amin adalah  berbasis ekonomi pertanian. Dengan demikian setiap siswa yang masuk ke Pondok Pesantren Al-Amin akan memiliki nilai tambah di bidang ilmu pertanian disamping memahami ilmu umum dan  agama. Kondisi tersebut penting bagi Pondok Pesantren disebabkan oleh:

1)      Kemampuan orang tua untuk membiayai pendidikan bagi anak-anaknya sangat minim.

2)      Perlunya pendidikan keterampilan sebagai skill life dapat menjadi bekal bagi siswa setelah keluar dari pondok.

3)      Kondisi lingkungan disekitar pondok yaitu Desa Sorisakolo sembilan puluh sembilan persen bertani.

4)      Perlunya Pondok Pesantren sebagai motifator pembangunan pertanian di pedesaan dalam upaya dakwah bil hal kepada umat.

5)      Tren usaha saat ini mengarah pada pengembangan agrobisnis dalam arti luas. 

 

C.      Pondok Pesantren Al-Amin Dompu sebagai lembaga pendidikan Agama.

Adapun tujuan pendidikan di pondok pesantren Al-Amin adalah untuk membentuk kader Al-Amin yang bersifat jujur dan adil dalam berkata dan bertindak, memajukan dan mengembangkan agama Islam serta memajukan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pondok pesantren Al-Amin Dompu menyelenggarakan baik pendidikan agama maupun pendidikan umum. Sistim pendidikan yang dilakukan tergolong sistim pendidikan modern, sedangkan sistim pengajaran adalah perpaduan antara empat unsur yaitu pendidikan  umum , Agama, kewirausahaan  dan pendidikan Pertanian .

D.      Pondok Pesantren Al-Amin Dompu sebagai lembaga pendidikan agrobisnis

Pendidikan agrobisnis merupakan salah satu bekal yang diberikan Pondok pesantren Al-Amin Dompu adalah merupakan kurikulum  muatan lokal (ekstra kurikuler) yang menjadi satu kesatuan dalam kurikulum umum dan agama. Pengembangan selanjutnya kurikulum ini akan dipadukan dengan usaha-usaha sebagai sumber pemasukan bagi Pondok Pesantren dan menjadikan media pemberdayaan, pembelajaran dan pembinaan bagi inter Pondok khususnya dan masyarakat pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan dijadikannya lahan pengembangan Agrobisnis Al-Amin sebagai Pilot Project  Kabupaten Dompu.

1.      Komoditi andalan Agrobisnis pondok Pesantren Al-Amin

a)      Jangka Pendek

-          Jagung ketan hibrida  6 Ha

-          Padi  8 Ha

b)      Jangka Menengah

-          Ubi kayu ( singkong)  7 Ha

-          Pepayah 3 Ha

-          Budidaya semangka 2 Ha

-          Capocino  6 Ha

c)      Jangka panjang

-          Jahe merah  22 Ha

-          Kunyit putih  6  Ha

-          Kayu mahoni  9  Ha = 8000 pohon

-          Kayu jati  12 ha = 6000 pohon

-          Kayu kopo ( wuwu ) 3 Ha = 1500 pohon

-          Kelapa 3 Ha = 600 pohon

2.      Proses pengelolaan dan Pemberdayaan.

1)      Proses Pengelolaan.

Pondok Pesantren Al-Amin Dompu memiliki lahan untuk usaha-usaha seluas 84 Ha (840.000 m2) sebagai lahan pengembangan agrobisnis. Ada lima (5) langka utama yang dipersiapkan oleh Pondok Pesantren dalam rangka pengelolaan dan pengembangan tersebut, yaitu persiapan lahan, pemiliham komoditi, rekrutmen tenaga kerja, perawatan/pemeliharaan secara berkala, pemasaran dan pegelolaan pasca panen. Langka tersebut tetap mengacu pada analisis SWOT sebagai berikut :

 

a.       Faktor Pendukung

-          Komoditi yang ditanam cocok dengan lahan yang ada dan faktor pasar tidak bermasalah.

-          Sistim pengairan yang sangat memungkinkan dengan sumber mata air tetap.

-          Daya dukung lingkungan masyarakat  sangat besar terhadap kegiatan tersebut, masyarakat mayoritas bertani.

b.      Faktor Penghambat.

-          Belum tersedianya alat yang berbasis teknologi seperti traktor, pompa air diesel .

-          Pengelolaan lahan yang luas sering terkendala pada kondisi keuangan, sehingga Yayasan meminjam pada Bank terdekat.

c.       Faktor Peluang

-          Tingginya minat pasar terhadap komoditi yang akan dikembangkan, serta mudah pemasaran hasil panen karena pemasaran langsung oleh perusahaan besar jakarta dan Surabaya.

-           Komoditi yang dipilih sangat diminati oleh pasar eksport.

d.      Faktor ancaman

-          Banyak pengusaha daerah-daerah disekitarnya telah mencontoi komoditi andalan  Pondok Pesantren

-          Tidak menutup kemungkinan masa akan datang bersaing harga karena banyak pengusaha komoditi tersebut.

 

2)      Proses Pemberdayaan

Kegiatan agrobisnis oleh Pondok Pesantren Al-Amin adalah kegiatan multi fungsi yang dapat memberikan mamfaat bagi semua pihak  diantaranya adalah:

-          Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat .

-          Menjadikan wadah pembinaan masyarakat dalam pembudidayaan  komoditi tertentu yang masih tergolong baru.

               Prospek pertanian holtikultura dengan kondisi tanah di Desa Doropeti sangat cocok dan baik untuk tanaman Jahe dan Kunyit Putih karena tanah hasil letusan gunung berapi (Tambora) dan minat masyarakat dengan tanaman tersebut sudah mulai tumbuh. Pasar untuk tanaman Jahe dan Kunyit Putih pada saat ini cukup tersedia baik pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri ( eksport ).

E.       Pondok Pesantren sebagai lembaga kewirausahaan

Tahun 2006 telah berdiri Koperasi Pondok Pesantren Al-Amin yang beranggotakan Pengurus Yayasan, Dosen. Guru Pondok dan Wali Murid. Berdirinya Koperasi pondok sangat membantu anggota dalam perekonomiannya karena koperasi tersebut bergerak diberbagai usaha yaitu simpang pimjam sistim syariah, Budidaya Jahe, Kunyit Putih, Capocino, pengolahan Kopi Bubuk, pengolahan pentolan daging,pentolan Ikan dan Roti Bakar. Usaha tersebut akan membantu kesejahteraan para anggota. Dengan keberadaan koperasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat disekitarnya. Tahun 2010 koperasi pondok pesantren mengembangkan usaha-usaha mengikuti tren jaman dan disesuaikan dengan potensi yang ada di daerah kabupaten Dompu, hal ini memberikan peluang bagi masyarakat disekitarnya untuk berkembang menuju kemajuan. 

Tentang Kami